KONTRAK PERKULIAHAN
Nama Mata Kuliah : Morfologi Bahasa Indonesia
Kode Mata Kuliah : PBI 622315
Dosen Pemangku/NIDN : Ermawati. S., S.Pd., M.A. / 1001128402
Roziah, S.Pd., M.A. / 1017048601
Semester : 3 (tiga)
e-mail : ermawati_sulaiman_uir@yahoo.com
ujipermatahaty@yahoo.com
blog : emmacantika58.blogspot.com
ngahsyifa.blogspot.com
| 1. MANFAAT MATA KULIAH |
| 2. DESKRIPSI PERKULIAHAN |
| 3. TUJUAN AKHIR PEMBELAJARAN |
1. Mengenal dan memahami teori dan konsep morfologi bahasa Indonesia;
2. Menerapkan atau mengaplikasikan kajian morfologi (BD, BI dan BA) sesuai dengan kaedah dan teori yang sudah ketahui;
3. Mengembangkan teori-teori yang berkaitan dengan morfologibahasa Indonesia umumnya dan bahasa daerah (yang ada di Riau) khususnya serta mampu memecahkan (menyelesaikan) kasus-kasus atau permasalahan yang berkaitan dengan morfologisecara universal.
4. Memahami dan memaknai dengan baik dan tepat misi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UIR yang berbunyi menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas dan dipercaya masyarakat sehingga menghasilkan sarjana yang professional dan dapat diandalkan dibidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dengan semangat pengabdian dan pelayanan yang dilandasi nilai moral dan etika keislaman; menghasilkan sarjana yang berakhlak mulia, bertanggungjawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman serta mampu memberikan sumbangan optimal dalam mencerdaskan dan membentuk karakter bangsa; dan menghasilkan sarjana pendidikan bahasa Indonesia yang berkualitas, kreatif, inovatif, dan dapat bersaing di pasar kerja serta relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan.
| 4. ORGANISASI MATERI |
| Kata Depan atau Preposisi dalam Bahasa Indonesia |
| Pembagian Kelas Kata dalam Tata Bahasa Melayu dan Indonesia |
| Perubahan Bentuk dan Penjenisan Kata |
| Defenisi dan Klasifikasi Kata (Terbuka dan Tertutup) |
| Bentuk, Fungsi dan Makna Afiks |
| Morfofonemik |
| Konsep Dasar Proses Morfologis |
| Jenis dan Distribusi Morfem Bahasa Indonesia |
| Prosedur dan Prinsip Pengenalan Morfem |
| Mengenal Bentuk Linguistik |
| 5. STRATEGI PERKULIAHAN |
| 6. RUJUKAN/DAFTAR PUSTAKA (WAJIB&PENUNJANG) |
Al-quran
Alwi, Hasan; Soenjono Dardjowidjojo; Hans Lapoliwa; dan Anton M. Moeliono. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Badudu, J.S. 2001. Pelik-pelik Bahasa Indonesia. Bandung:CV Nawaputra.
Ba�dulu, Abdul Muis dan Herman. 2005. Morfosintaksis. Jakarta:Rineka Cipta
Chaer, Abdul. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses. Jakarta:Rineka Cipta.
Charlina dan Mangatur Sinaga. 2006. Morfologi. Pekanbaru:Cendikia Insani.
Keraf, Gorys. 2006. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama.
Kridalaksana, Harimurti. 2003. Kamus Linguistik. Jakarta: PT. Gramedia.
-------. 2005. Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
Muslich, Masnur. 2008. Tata Bentuk Bahasa Indonesia: Kajian ke Arah Tatabahasa Deskriptif. Jakarta : Bumi Aksara.
Parera, Jos Daniel. 2007. Morfologi Bahasa. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
Putrayasa, Ida Bagus. 2008. Kajian Morfologi (Bentuk Derivasional dan Infleksional). Bandung: Rafika Aditama.
Puspitasari, Linda. 2013. Sinonim, Antonim, dan Padanan Kata. Jakarta: Infra Pustaka.
Ramlan, M. 1980. Kata Depan atau Preposisi dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta:CV. Karyono.
--------------. 1997. Morfologi suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta:CV Karyono.
Soedjito. 1989. Sinonim. Bandung: Sinar Baru.
| 7. TUGAS PERKULIAHAN YANG HARUS DIPENUHI MAHASISWA |
1. Mahasiswa diberikan tugas secara individu dan kelompok;
2. Mahasiswa diharuskan mempresentasikan tugas yang sudah dikerjakan di depan teman-temannya secara bergiliran;
3. Mahasiswa ditugaskan untuk membandingkan materi morfologi yang diajarkan di tingkat SMP dan SMA dari beberapa sumber atau penerbit yang berbeda (misalnya, Erlangga, Yudistira, dan lain-lain);
4. Mahasiswa juga diharuskan untuk mencari dan memahami 1 (satu) buah jurnal atau artikel yang membahas dan membicarakan (menganalisis) morfologi bahasa Indonesia dan memberikan komentar atau pandangan atas jurnal yang dipilih tersebut;
5. Tugas lainnya akan disesuaikan.
| 8. KRITERIA PENILAIAN |
Penilaian akan dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Nilai proses (NP) seperti tugas-tugas individu dan kelompok : 40 %
2. Absensi (kehadiran) : 15 %
3. Ujian Tengah Semester (UTS) : 20 %
4. Ujian Akhir Semester (UAS) : 25 %
| Skor | Nilai Mutu | Nilai Kualitataif | |
| Angka Mutu | Huruf Mutu | ||
| 86-100 | 3.68-4.00 | A | Baik sekali |
| 80-85 | 3.34-3.67 | A- | Baik sekali |
| 76-81 | 3.01-3.33 | B+ | Baik |
| 70-75 | 2.68-3.00 | B | Baik |
| 66-69 | 2.34-2.67 | B- | Cukup baik |
| 60-65 | 2.01-2.33 | C+ | Cukup |
| 56-59 | 1.68-2.00 | C | Cukup |
| 50-55 | 1.34-1.67 | C- | Kurang baik |
| 45-49 | 1.00-1.33 | D | Kurang sekali |
| = 44 | 0.00-0.99 | E | Gagal |
| 9. JADWAL PERKULIAHAN |
| Minggu ke | Pokok Bahasan | Pembahasan | Kegiatan | Sumber Bacaan |
| 1. | Pengantar | � Penjelasan tentang Silabus dan gambaran umum perkuliahan � Konsep-konsep Dasar dalam Morfologi � Objek Kajian morfologi � Morfologi dan ilmu kebahasaan lain | Ceramah dan tanya jawab | Ba�dulu dan Herman, Ramlan (1997), Chaer, Charlina dan Mangatur |
| 2. | Mengenal Bentuk Linguistik | � Konsep Dasar Bentuk Linguistik � Morfem, Morf, Alomorf dan Kata � Prosedur dan Prinsip Pengenalan Morfem � Wujud Morfem | Ceramah dan tanya jawab | Muslich, Chaer, Ramlan (1997) & Charlina dan Mangatur |
| 3. | Jenis dan Distribusi Morfem Bahasa Indonesia | � Jenis Morfem Bahasa Indonesia � Distribusi Morfem Bahasa Indonesia | Ceramah dan tanya jawab | Muslich, Chaer, Ramlan (1997) |
| 4. | Konsep Dasar Proses Morfologis | � Proses Pembubuhan Afiks (Afiksasi Pembentukan Verba, Afiksasi Pembentukan Nomina dan Afiksasi Pembentukan Adjektiva) � Proses Pengulangan (Reduplikasi) � Proses Pemajemukan (Komposisi) | Ceramah dan tanya jawab | Chaer, Muslich & Charlina dan Mangatur |
| 5. | Morfofonemik | � Proses morfofonemik � Proses perubahan fonem � Proses penambahan fonem � Proses hilangnya fonem � Morfofonemik dalam pembentukan kata BI � Bentuk bernasal dan tak bernasal | Ceramah dan tanya jawab | Ramlan (1997), Chaer & Charlina dan Mangatur |
| 6. | Bentuk, Fungsi dan Makna Afiks | � Bentuk, Fungsi dan Makna Prefiks � Bentuk, Fungsi dan Makna Infiks � Bentuk, Fungsi dan Makna Sufiks � Bentuk, Fungsi dan Makna Konfiks | Ceramah dan tanya jawab | Ramlan (1997), Badudu & Charlina dan Mangatur |
| 7. | Reduplikasi, Komposisi dan Konversi | � Reduplikasi fonologi, morfologi dan sintaksis � Komposisi � Konversi | Diskusi dan Tanya jawab | Chaer dan Kridalaksana |
| 8. | UTS | - | - | - |
| 9. | Perubahan Bentuk dan Penjenisan Kata (1) | � Perubahan Bentuk Kata � Penjenisan Kata | Presentasi dan diskusi | Muslich |
| 10. | Pembagian Kelas Kata dalam Tata Bahasa Melayu dan Indonesia (2) | � Pembagian Kelas Kata dalam Tata Bahasa Pedagogis � Pembagian Kelas Kata dalam Tata Bahasa Teknis � Pembagian Kelas Kata dalam Tata Bahasa Melayu Modern � Pembagian Kelas Kata dalam Tata Bahasa Standar Indonesia dan Malaysia | Presentasi dan diskusi | Kridalaksana |
| 11. | Kelas Kata Verba, Nomina dan Adverbia (3) | � Batasan dan ciri verba, nomina dan adjektiva � Verba, Nomina dan Adverbia dari segi bentuknya | Presentasi dan diskusi | Alwi, dkk. |
| 12. | Kelas Kata Adjektiva Pronomina dan Numeralia (4) | � Batasan dan ciri Ajektiva, Pronomina dan Numeralia � Adverbia dari segi bentuknya | Presentasi dan diskusi | Alwi, dkk. |
| 13. | Kata Depan atau Preposisi dan Konjungsi dalam Bahasa Indonesia (5) | � Pengertian Kata Depan � Kata-kata yang termasuk golongan kata depan � Pemakaian kata depan � Konjungsi dan Penggunaannya | Presentasi dan diskusi | Ramlan (1980) Sesuaikan sumbernya |
| 14. | Pembahasan materi morfologi untuk SMP (6) dan SMA (7) | Disesuaikan dengan materi yang diperoleh | Presentasi dan diskusi | Buku paket (Erlangga, Yudistira, dan lain-lain) |
| 15. | Disesuaikan dengan materi yang diperoleh | Presentasi dan diskusi | Buku paket (Erlangga, Yudistira, dan lain-lain) | |
| 16. | UAS | - | - | - |
| 10. ATURAN PERKULIAHAN |
Beberapa aturan yang diperlukan dalam proses belajar mengajar yang harus diikuti oleh dosen dan mahasiswa. Aturan tersebut meliputi:
a. Sebagaimana sudah dijelaskan pada pertemuan pertama, setiap memulai perkuliahan diawali dengan membacakan ayat suci al-Quran 1-3 ayat sekaligus artinya;
b. Terdapat dua daftar kehadiran (absensi). Absensi pertama yang dipegang oleh dosen (mahasiswa dipanggil satu per satu) hanya dipegang oleh dosen, sedangkan yang kedua adalah absen yang harus ditandatangani oleh mahasiswa setiap pertemuan atau tatap muka;
c. Selama mengikuti perkuliahan tidak dibenarkan memainkan handphone atau telepon genggam;
d. Mahasiswa wajib mengikuti perkuliahan semaksimal mungkin, jika terdapat lebih dari empat kali tidak hadir (absen) tanpa ada kabar atau surat keterangan resmi, maka dipastikan mahasiswa tersebut gagal atau tidak boleh mengikuti perkuliahan;
e. Dosen dan mahasiswa diwajibkan memakai busana muslim yang tidak terbuat dari bahan jeansdan kaos (mahasiswa dan mahasiswi), tidak berambut panjang (mahasiswa), tidak berpenampilan yang mencolok (mahasiswi); sebaiknya memakai baju kurung yang longgar dan tidak ketat, tidak transparan (baju atau rok) khususnya bagi mahasiswi, dan harus memakai sepatu dan kaos kaki selama proses belajar mengajar berlangsung,serta tetap melaksanakan poin (d) selama berada di kampus walaupun tidak masuk mata kuliah morfologi.
f. Demi kenyamanan bersama, maka secara bersama perlu menjaga kebersihan kelas. Setiap kali ditemukan sampah di kelas sedangkan mahasiswa sudah berada di dalam kelas, maka mahasiswa harus membayar denda Rp. 1.000/orang. Uang kebersihan akan diserahkan kepada bendahara untuk keperluan kelas. Program kebersihan ini diperlukan untuk menyukseskan program UIR (Go Green);
g. Dosen dan mahasiswa harus menyukseskan program Karakter UIR yaitu 4S; Salam, Sapa, Senyum dan Sopan. Dosen tidak senyum harus ditegur oleh mahasiswa, begitu juga sebaliknya;
h. Kuku dosen dan mahasiswa tidak boleh panjang dan dicat;
i. Mahasiswa tidak dibenarkan memplagiat tugas. Mahasiswa yang ketahuan memplagiat tugas baik individu maupun kelompok tidak akan diperiksa dan diberikan sanksi.
Pekanbaru, Agustus 2015
Ermawati. S, S.Pd., M.A.
Penata Muda Tk. I/IIIb/Asisten Ahli
NIDN. 1001128402
Roziah, S.Pd., M.A.
Penata Muda Tk. I/IIIb/Asisten Ahli
NIDN. 1017048601
No comments:
Post a Comment